Bukan Laskar Pelangi [Chaper 4]

Aku dan Sarah

Sarah Fatia Dini, dialah satu-satunya anak seumuranku yang ada di housing ini. Anak yang lain sekotar 2 atau 3 tahun lebih tinggi dari kami, dan yang lainnya lagi 2 atau 3 tahun lebih rendah di bawah kami, jadi kami benar-benar sendiri!

Ketika ingin bergabung dengan mereka yang lebih tinggi umurnya, mereka akan mengusir kami dan bilang ini bukan urusan anak kecil. Ah, padahal kalu dipikir-pikir mereka juga anak kecil, masih SD ini, sama-sama memakai pakaian merah putih.

Begitu juga ketika mencoba bergabung dengan yang lebih kecil, ngomong tak nyambung, belum lagi ego kami yang bilang “Hei, kalian tak sekecil itu, ayolah jangan jadi anak kecil!”. Eh, ya, jadi begitulah kami, akhirnya kami jadi sahabat karena…. karena… karena tak ada yang lainnya lagi!

Berangkat ke sekolah biasanya kita akan duduk sebangku di bis sekolah [yang disediakan oleh perusahaan, bukan oleh sekolah]. Ngomong-ngomong tentang bis sekolah, mungkin lebih bagus kalau menceritakan tentang bis Bombay dulu. Apa itu bus Bombay? Apa bus dari India? Atau bus yang isinya anak-anak India? Atau malah bus yang ngangkut bawang bombay? Ok, semuanya salah. Bus Bombaya adalah sebutan yang kami [Anak Powergen dan anak EMOMI] buat untuk bus sekolah milik Pabrik Gula milik negara di Pajarakan [Kraksaan agak ke selatan-kalau tak salah]. atau lebih sering disebut PTPN. Kenpa kami menyebutnya bis Bombay? Ok, mari kita kaji lebih dalam lagi.

Bus EMOMI dan bus Powergen = semacam bus pariwisata, ada AC, ada gorden, ada toilet [di beberapa busnya karena ada beberapa yang tak punya juga], tempat duduk yang nyaman, bisa senderan kebelakang, ada pemutar musik [waktu itu masih jaman kaset, belum jaman mp3-an.

Bus PTPN = bus yang lebih buruk dari bus umum, tanpa AC, tak ada gorden, tak ada toilet, tempat duduk tak bisa disenderkan, tak ada pemutar musik, bahkan pernah kaca belakangnya pecah dan diganti plastik! Berkiber-kiber dah tuh diterpa angin.

Jadi sudah tau titik perbedaannya? Pasti! Anak Powergen dan EMOMI cenderung sombong, jangan salahkan kami karena….. karena….. karena……. ah, tak taulah yang pasti otak anak SD kelas 2 sepertiku waktu itu masih menganggap hal itu wajar untuk dilakukan, kalau sekarang, pasti tidak

Facebook Comments

Comments

  1. Bianca

    Dari link blog seorang teman saya bisa smapai kesini, angingmammiri. Tdk kusangka ada komunitas blogger yang telah terorganisir bagus seperti ini. Salut.Saya sendiri mengenal dunia internet sejak duduk dibangku kuliah, tp yg lebih menarik minatku adl komunikasi instan melalui mirc. Selain bisa mdpt teman dumay juga bisa kopdar.Ada juga sih bbrapa kejadian buruk dari kopdar seperti dlm tipi, tp yg tpenting adl musti waspada dan bhati2 bila ingin temu darat dgn seseorg.Tetap semangat ngeblog 😉

  2. North Face Outlet

    I in addition to my guys were found to be reading through the great secrets on your site and then then I got an awful suspicion I had not thanked the web site owner for those strategies. The young men are already as a result passionate to read all of them and have now seriously been having fun with those things. I appreciate you for truly being really kind and for getting these kinds of essential guides most people are really wanting to be aware of. My honest regret for not saying thanks to earlier.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *