Picikkah Kau? Rendahkah Kau? Sucikah Kau? Atau Sekedar Sok Suci?

Sucikah kau hingga menatap orang lain picik?

Sucikah kau hingga menatap pelacur dengan picik?

Sucikah kau hingga menatap peminum dengan picik?

 

 

Sucikah kau?

Sucikah kau hingga menatap pendosa dengan picik?

Sucikah kau hingga menatap orang di bawahmu dengn rendah?

Seberapa kayanya kau, hah?

 

 

Sucikah kau?

Tak puny dosa?

Setitikpun?

Senilapun?

 

Apa dosamu seember?

Se kolam?

Se sumur?

Se desa?

Se lautan?

 

 

Jadi kenapa harus picik?

Manusia kan punya sisi kelam masing-masing, kau juga

Manusia kan tak sempurna, kau juga

 

Jadi kau masih mau picik dan sok suci?

Pikir lagi!

 

 

Regards,

PrincessTatia

with Love and Peace

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*